Merupakan suatu kehormatan serta kesempatan baik yang diberikan oleh BAPETEN dan BATAN mengundang para bloger untuk mengintip, melihat dan mengulas aktitas dan kehidupan di BATAN. Lokasi BATAN ini terletak
Di Kawasan Puspiptek Serpong Tangerang, Serpong, Muncul, Tangerang Selatan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
(021) 7563142

https://goo.gl/maps/CQLgAtAoC2B2

Luas BATAN sekitar 5 Hektar selain untuk penelitian teknologi nuklir kawasan ini juga dipakai untuk office dan sebagian untuk rumah tinggal karyawan. Kami rombongan para bloger berangkat ke BATAN dari kantor BAPETEN dikawasan Harmoni Jakarta Pusat menggunakan 2 bus. Kurang lebih lama perjalanan selama 1 jam sesampainya disana kami para bloger masuk ke lobby utama untuk mendapatkan ID card ini merupakan akses kami untuk masuk ke kawasan BATAN. Selain itu semua HP, Kamera dan tas dimasukkan ke dalam loker. Jadi sebenarnya sih kurang leluasa ya dalam meliput tapi is ok karena BATAN memang memiliki SOP yang tidak bisa ditawar lagi. Tapi enaknya pihak BATAN ternyata sudah sangat lengkap menyiapkan bahan untuk tulisan dan beberapa foto kunjungan juga sudah dishare di group WA loch.

Setelah mendapatkan ID Card kami pun diantar ke ruang aula ini yang memang dikhususkan bagi keperluan menyambut tamu dan relasi dari BATAM di ruangan ini kami mendapat pembekalan sebelum berkeliling di kawasan ini. Dalam breafing pagi ini dari pihak BATAN sendiri ada Bapak Awwaludin dan Bapak Agung Satriyo yang menjadi nara sumber kali ini.

Setelah perkenalan nara sumber pertama kita kali ini adalah Bapak Awwaludin yang menjelaskan soal penggunaan teknologi nuklir yang ternyata memang benar membawa dampak positif bagi kehidupan, jauh dari kesan angker kalo teknologi nuklir itu selalu membahayakan dan berkesan angker.

Menurut penjelasan Bpk.Awwaludin: “Salah satu kegunaan teknologi nuklir yang paling berpengaruh bagi kehidupan masyarakat adalah dengan pemanfaatan radiasi teknologi nuklir ini bisa dihasilkan bibit unggul pada tanaman seperti padi agar produksi yang dihasilkan lebih unggul dan tahan lama dan diharapkan tidak hasil panennya nanti tidak dimakan oleh hama wereng dan untuk suatu proses membudidayakan tanaman buah dan sayur agar hasil dari sayur dan buah yang akan di exsport tidak cepat layu dan kering selama sayuran dan buah tersebut dalam proses pengepakan dan pengiriman ke negara tujuan“. Sungguh suatu yang luar biasa dengan menggunakan teknologi nuklir yang masyarakat umum memandang negatif ternyata luar biasa dampaknya bagi kehidupan dan alam semesta ini.

Setelah penjelasan dan pemaparan dari Bapak Awwaludin dan Bapak Agung selesai kami melanjutkan site visit kali ini. Dari awal mereka sudah menjelaskan di awal breafing pagi saat berada di tempat penelitian reaktor nuklir yang terbesar yang dimiliki Indonesia untuk pembangkit tenaga listrik dan reaktor nuklir untuk riset ini berbeda. Sedangkan reaktor nuklir di kawasan Puspitek ini memang juga akan dimanfaatkan untuk proses riset dan penelitian dan hal berguna lainnya seperti untuk membuat isotop.

Selanjutnya kami menuju ke Gedung Reaktor Serbaguna G.A Siwabessy nama tokoh ini merupakan nama tokoh yang diminta oleh Presiden Pertama RI untuk membangun BATAN memasuki ruang serbaguna reaktor suasana mulai mencekam tapi rasa khawatir dan ketakutan akan mitos teknologi nuklir sesaat hilang sebab ada Bapak Purwadi yang menjadi tur gead kita kali ini. Setelah di awal ruang pameran Bapak. Purwadi juga sedikit menjelaskan: “Bahwa gedung ini memiliki ketebalan dinding mencapai 60-100 meter dan ada ruang radiasi yang berisi air sedalam 13 meter, artinya apa bila nanti para rombongan sudah ada didalam ruang radiasi juga harus menggunakan pakaian khusus dan tetap dijaga agar tidak terkena radiasi dilakukan pemeriksaan saat sebelum masuk dan saat keluar ruang radiasi.”

Selanjutnya kami para rombongan masuk ke ruang reaktor serbaguna ini, suasana menyeramkan soal nuklir mulai hilang. Bapak Purwadi juga akan menemani rombongan yang sudah dibagi menjadi 3 kelompok dan setiap rombongan juga menggunakan pakaian khusus (jadi berasa profesor). Setelah memakai pakaian lengkap kami memasuki sebuah pintu besi berukuran besar dan berat nah saat masuk semua rombongan harus berada didalam pintu tersebut sebab bila pintu utama tidak tertutup tidak bisa membuka pintu utama yang lainnya akses utama ke ruang radiasi.

Sayangnya pada saat rombongan kami berkunjung alat radiasi nuklir dalam keadaan shot down dan ketakutan yang berlebih sedikit mulai sirna (ga tau ya kalo alat tersebut hidup) wah pasti super duper serem banget ga ya kalo terkena radiasi. Nah selesai dari dalam ruangan kami satu persatu di deteksi apakah terkena paparan radiasi atau tidak.

Setelah keruang radiasi kami masih keliling loch ke lokasi bangunan Iradiasi dimana di ruangan ini nantinya akan dilakukan pengecekan untuk proses pengawetan makanan, kosmetik, bumbu dapur, teh dan lain sebagainya. Setelah seharian ini kami mengitari BATAN kunjungan pun diakhiri di lokasi ini sekalian berfoto bersama dan makan siang.

Teman-teman yang masih penasaran mengenai BAPETEN bisa klik link ini
https://www.bapeten.go.id

#mengenalbapeten #ayobatan #BAPETEN #BATAN #TeknologiNuklir #Radiasi #Nuklir #Atom #PLTN #BahayaNuklir #ManfaatNuklir #MengenalBAPETEN #Teknologi #MengenalBATAM